Kalau kita pengen cepat kaya, salah
satu caranya ya dengan menabung. Tapi ternyata itu tidak mudah untuk dilakukan.
Ini enam alasan yang bisa jadi pembenaran Anda untuk tidak menabung. But, if you really, really, really want to
do it, jangan pernah berlindung di baliknya ;-).
1. TAK ADA UANG
“Bagaimana mau menabung, kalau uang
yang mau di tabung tidak ada?” begitu kata seorang teman. Lalu, saya bertanya
apa yang ia lakukan pertama kali saat menerima gaji. Ia menjawab, “ Membayar
utang tiga kartu kredit (yang besarnya setengah dari gaji) dan sisanya untuk
biaya hidup sebulan.
Setelah ditelisik lebih jauh, biang
keladinya, tak lain tak bukan, bersumber dari semangatnya yang luar biasa untuk
menggesek kartu kredit saat window
shopping. Kalau keadaannya seperti ini, (banyak pengeluaran yang terduga
tak tercatat), no wonder lah ya.
2. MASIH ADA WAKTU
Alasan “Nanti saja deh kalau sudah
ada uang” pasti sering Anda ucapkan. Nah, menurut Rob Bennet, penulis Financial Freedom blog di
PassionSaving.com, semakin umur kita betambah dan semakin banyak kebiasaan
buruk kita, akan semakin sulit untuk menghilangkannya. Termasuk, kebiasaan
malas menabung ini.
3. TODAY FOR TODAY
Alasan ketiga yang sering
didengungkan orang ketika disinggung soal menabung adalah “Saya ingin menikmati
penghasilan saya dulu, boleh kan?” Tentu saja boleh. Tapi tujuan menabung juga
kan untuk membeli sesuatu yang bisa dinikmati. Hanya bedanya senang-senang dari
menabung baru bisa dinikmati setelah jangka waktu tertentu. Sementara orang
sekarang lebih senang cara instan. Berutang untuk senang-senang, bayarnya
kemudian :p
Suami, paling sering dijadikan tameng
oleh perempuan berkeluarga. Dengan asumsi suami sudah melakukannya, mereka
malas melakukannya.iya kalau sang suami rajin melakukannya. Bila Anda punya
dana lebih, tak ada salahnya memiliki tabungan sendiri. Sekedar berjaga-jaga,
tak ada salahnya kan?
“Saya menabung kok. Ini buktinya,”
bilang seorang teman sambil mesam-mesem menunjukkan koleksi sepatu dan tas branded-nya yang segunung. Yeah, rite. Dia bilang, barang-barang
itu bisa dicairkan kalau sewaktu-waktu dia butuh uang. Iya sih, tapi….
Sound stupid
ya? but it really happened. Ini biasa terjadi pada mereka yang terlahir dalam keluarga
berduit. Mereka akan berpikir buat apa susah-susah menabung, toh bakal dapat
warisan dari orang tua nanti. Iya kalau warisannya berupa harta. Kalau utang?
:p
Sumber
:Chic